Nanggroe

Nasional

Internasional

Peringati Maulid, Masyarakat Cempeudak Adakan Dakwah

Aceh Utara - Masyarakat dan Pemuda Desa Cempeudak Kecamatan Kutamakmur Kabupaten Aceh utara  mengadakan dakwah Islamiyah dalam rangka memperingati hari lahirnya nabi besar Muhammad SAW tahun 1436 Hijriyah, Sabtu malam (14/02/2015).

Acara tersebut diadakan di halaman meunasah desa setempat dengan penceramah Tgk. Aria Sandra S.Hi yang merupakan Santri Dayah Mahyal Ulum al-Aziziyah Sibreh, Aceh Besar.

Ketua Panitia Pelaksana Ody Yunanda dalam kata – kata sambutannya mengatakan Acara ini terselenggara berkat kerjasama seluruh Pemuda dan Masyarakat Desa Cempeudak dan juga tak lepas dari dukungan Ketua DPR Aceh, Tgk H. Muharuddin, Bupati Aceh Utara, Anggota DPRK Aceh Utara, dan Para KPA Kecamatan Kutamakmur dan Sp. Keuramat.

Terlepas dari semua itu, Ody sangat menyayangkan sikap Camat Kecamatan Kutamakmur yang tidak hadir dalam acara tersebut bahkan camat pun tidak mengirim utusan seorang pun. Secara tegas, LITBANG LPTQ Cempeudak ini menuntut camat Kutamakmur, T. Syamsul Fajri untuk mengundurkan diri.
Sedangkan Tgk Aria Sandra dalam tausiyahnya menegaskan tentang pentingnya momen maulid sebagai momen dakwah. Beliau juga menegaskan tentang banyak kejahatan moral yang terjadi saat ini, terutama oleh para remaja yang diakibatkan oleh pengaruh budaya luar sehingga semakin merusak citra Islam di Aceh.

 Beliau mencontohkan pergaulan muda mudi yang bebas tak terkendali serta memberikan andil yang besar bagi rusaknya masyarakat, “oleh karena itu perkuat akidah masyarakat dengan memperbanyak pengajian dan majlis taklim di setiap gampong.” Ungkap Tgk Aria di atas Panggung.

 Aliran sesat juga merupakan hal yang sangat merajelala saat ini sehingga perlu memperkuat akidah dan keimanan setiap orang terutama pemuda agar tidak terpengaruh dengan aliran tersebut.

Acara tersebut berlangsung tertib dan masyarakat pun sangat antusias mengikuti dakwah hingga akhir acara. Turut Hadir dalam acara itu, Anggota DPRK Aceh Utara, Tgk Arafat. (R1)

Tak Ada Tempat, Kompak Belajar Ilmu Jurnalistik di Parkiran UPTD

Aceh Utara – Sungguh miris, Puluhan anggota Komite Mahasiswa dan Pelajar Kutamakmur  (KOMPAK) terpaksa belajar ilmu Jurnalistik di Parkiran Kantor UPTD Kecamatan Kutamakmur Kabupaten Aceh Utara, Minggu (01/2). Hal itu dilakukan karena tempat yang telah di loby sebelumnya yaitu ruang kelas SD Negeri 1 Kutamakmur tidak terbuka.

Ketua Umum KOMPAK, Munawir kepada wartawan mengatakan, ini terpaksa kami lakukan karena anggota kami sangat semangat untuk memahami ilmu Jurnalistik. “walaupun kami harus belajar di Parkiran UPTD, tetapi kami sangat bangga karena kegiatan kami berjalan sukses”. Ungkap Munawir.
Ia bersama para pengurus KOMPAK lainnya untuk kedepan akan menacari tempat yang lebih baik lagi supaya ada kenyamanan bagi para anggota untuk belajar.


Sebagaimana diketahui, Pelatihan Jurnalis yang dilaksanakan oleh Mahasiswa dan Pelajar Kutamakmur  (KOMPAK) merupakan pertemuan ke dua setelah sebelumnya mereka di bekali masalah 5W1H. KOMPAK akan melaksanakan kegitan mulia ini sampai tahap – tahap selanjutnya. (Ody)

Menunggu Kebijakan Jokowi

Ody Yunanda
Oleh : Ody Yunanda
Indonesia saat ini sedang dilanda krisis figur, dua lembaga penegak hukum sedang bertingkai. Kisruh antara Polri dan KPK memberikan kesan bahwa Joko widodo adalah Presiden terburuk dalam sejarah bangsa Indonesia. Sejatinya presiden bisa menjadi simbol penengah mampu menengahi kisruh ini melalui langkah-langkah strategis yang tentunya harus bertumpu pada berbagai aspek, termasuk kepatuhan terhadap konstitusi.

Setidaknya ada dua potensi inkonstitusional baik akibat dari kebijakan yang telah diambil, maupun yang akan mempengaruhi pengambilan langkah-langkah strategis oleh Presiden Joko Widodo. Sehingga hal ini perlu mendapatkan perhatian lebih.

Pertama, potensi inkonstitusional terhadap Pasal 11 ayat (5) Undang-Undang (UU) No. 2 Tahun 2002. Disebutkan “dalam keadaan mendesak, Presiden dapat memberhentikan sementara Kapolri dan mengangkat pelaksana tugas Kapolri dan selanjutnya dimintakan persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat.” Presiden telah mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) tentang pemberhentian Komjen. Pol. Sutarman sebagai Kapolri. Bersamaan dengan hal tersebut, Presiden Joko Widodo juga mengeluarkan Keppres tentang penugasan Wakapolri Komjen. Pol. Badroddin Haiti untuk mengisi kekosongan kepemimpinan Polri akibat ditundanya pelantikan Komjen. Pol. Budi Gunawan. Dalam penjelasan pasal tersebut disebutkan bahwa yang dimaksud dengan “dalam keadaan mendesak” ialah suatu keadaan yang secara yuridis mengharuskan Presiden menghentikan sementara Kapolri karena melanggar sumpah jabatan dan membahayakan keselamatan negara. Jika merujuk pada pasal tersebut, ada hal mendesak apa sehingga Presiden harus memberhentikan Komjen. Pol. Sutarman?

Keppres tentang penugasan Wakapolri Komjen. Pol. Badroddin Haiti pada akhirnya juga menimbulkan ambiguitas. Penugasan kepada Komjen. Pol. Badrodin dapat ditangkap sebagai penunjukkan pelaksana tugas (plt). Sedangkan jika kembali merujuk pada Pasal 11 ayat (5) Undang-Undang (UU) No. 2 Tahun 2002, plt dapat ditunjuk ketika terdapat pemberhentian Kapolri akibat adanya keadaan yang mendesak. Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna H Laoly pun pada akhirnya angkat bicara. MenkumHAM berpendapat bahwa Keppres penugasan Wakapolri Komjen. Pol. Badroddin Haiti tidak melanggar UU karena Wakapolri Komjen. Pol. Badroddin Haiti hanya ditunjuk sebagai pelaksana tugas Kapolri, bukan sebagai plt. Sekretaris Kabinet, Andi Widjajanto menyatakan hal yang sama Kondisi ini membuat posisi Komjen. Pol. Badroddin Haiti menjadi tidak jelas dan menyisakan pertanyaan, “apa sebenarnya definisi plt menurut Presiden Joko Widodo berserta jajaran menteri-nya?” Ambuguitas ini menjadi potensi inkonstitusional yang kedua.

Potensi inkonstitusional yang ketiga terjadi masih dalam UU dan ayat yang sama, yakni ketika Presiden Joko Widodo tidak segera melantik Budi Gunawan. Berdasarkan Pasal 11 ayat (3) dan (4), DPR diberikan dalam jangka waktu paling lambat 20 (dua puluh) hari terhitung sejak tanggal surat Presiden diterima oleh DPR. Jika DPR tidak memberikan jawaban dalam 20 hari tersebut, maka calon yang diajukan oleh Presiden dianggap telah disetujui. Artinya jika terjadi kondisi tersebut, maka Presiden dapat langsung melantik Kapolri tanpa mempertimbangkan pendapat dari DPR. Dalam pemahaman yang sama, pasal ini sejatinya memberikan tenggat waktu kepada Presiden dalam proses pelantikan Kapolri. Jika benar bahwa pasal tersebut diintepretasikan demikian, maka Presiden Joko Widodo hanya punya tenggat waktu 20 hari untuk melantik Komjen. Pol. Budi Gunawan. Apalagi dalam kasus ini, DPR menyetujui Budi Gunawan sebagai Kapolri menggantikan Komjen. Pol. Sutarman. Artinya, Presiden Joko Widodo harus melantik Komjen. Pol. Budi Gunawan paling lambat tanggal 29 Januari 2015. Jika benar dilakukan, maka akan memunculkan dampak negatif yang cukup besar dari publik terhadap Presiden Joko Widodo. Di satu sisi, Presiden juga harus tunduk terhadap hukum. Oleh karena itu, solusi dari permasalahan ini tidak dapat hanya didekati dengan langkah strategis biasa, namun juga harus didekati dengan langkah strategi politik. Inilah ujian pertama strategi politik Presiden Joko Widodo dalam kisruh ini.

Potensi inkonstitusional yang keempat adalah berkenaan dengan mundurnya Bambang Widjojanto sebagai Wakil Ketua KPK. Pengajuan pengunduran diri tersebut nyatanya tidak disetujui oleh pimpinan KPK dalam putusan yang berasaskan kolektif kolegial. Kondisi ini menyebabkan bergulirnya bola panas lainnya kepada Presiden Joko Widodo dan turut memperkuat aturan dalam Pasal 33 ayat (3) Undang-Undang No. 30 Tahun 2002 yang menyebutkan bahwa pemberhentian sementara pimpinan KPK karena menjadi tersangka atas tindakan kejahatan, hanya dapat dilakukan atas kewenangan Presiden. Lagi-lagi tombak keputusan ada di tangan Presiden. Presiden harus tunduk terhadap hukum. Presiden harus segera mengeluarkan Keppres untuk memberhentikan sementara Bambang Widjojanto sebagai salah satu komisioner KPK. Akan tetapi jika hal tersebut dilakukan, gelombang protes yang besar akan menerpa Presiden Joko Widodo. Apalagi jika keluarnya Keppres pemberhentian sementara Bambang Widjojanto diikuti dengan kebijakan tetap melantik Komjen. Pol. Budi Gunawan sebagai Kapolri yang dalam hal ini statusnya adalah sama di mata hukum, yakni sebagai tersangka tindak pidana. Lagi-lagi Presiden Joko Widodo akan dihadapkan dengan sebuah ujian strategi politik untuk menangani masalah besar yang tidak menutup kemungkinan akan berakhir dengan deadlock.

Penulis dan seluruh rakyat Indonesia tentu berharap Presiden Joko Widodo mampu memberikan solusi terbaik dan tidak gegabah dalam bertindak. Pemetaan dan penelusuran akar permasalahan harus segera dilakukan dengan waktu yang semakin sempit. Salah satu pertimbangan yang dapat menjadi masukan adalah Presiden Joko Widodo harus mampu menyingkirkan interverensi dan kepentingan-kepentingan politik yang justru menjadi tembok penghalang bagi tercapainya solusi tersebut. Presiden Joko Widodo harus mampu berdiri di bawah kaki sendiri (berdikari) secara politik berdasarkan kepentingan besar, yakni kepentingan untuk kebaikan bangsa. Mengingatkan kembali pada Nawa Cita ke empat yang berbunyi : Memperkuat Kehadiran Negara Dalam Melakukan Reformasi Sistem Dan Penegakkan Hukum Yang Bebas Korupsi, Bermartabat, Serta Terpercaya. Semoga Presiden Joko Widodo mampu menerjemahkan retorika dalam Nawa Cita tersebut menjadi sebuah strategi politik solutif yang mampu menengahi kisruh yang terjadi

Penulis: Ody Yunanda
Anggota Komite Mahasiswa dan Pelajar Kutamakmur (KOMPAK)

Pesbukers Lecehkan Aceh, Haji Uma Surati ANTV

NEWS OBSERVASI: Senator asal Aceh, Sudirman alias Haji Uma, meminta manajemen televisi swasta, ANTV, untuk meminta maaf kepada masyarakat Aceh atas penayangan tari Saman dengan penari seksi pada acara hiburan Pesbukers.

Hal ini disampaikan Haji Uma dalam surat tertulisnya kepada manajemen ANTV tertanggal 2 Desember 2014. Surat ini juga ditembuskan ke pimpinan DPD RI serta KPI pada hari yang sama. “Intinya kita desak manajemen ANTV untuk bertanggungjawab dan meminta maaf secara luas dan terbuka kepada masyarakat Aceh,” ujar Haji Uma, kepada Atjehpost.co, Senin malam 8 Desember 2014. Anggota Komite III DPD RI ini juga meminta KPI untuk menegur serta mengevaluasi program Pesbukers berdasarkan etika dan program kode etik penyiaran yang berlaku. “Teguran ini saya layangnya karena banyak masyarakat Aceh yang terluka atas acara tersebut. Kita menuntut permintaan maaf terbuka,” ujar Haji Uma 

Sebelumnya dikutip dari republika.co.id, acara hiburan Pesbukers yang ditayangkan di ANTV menuai kontroversi. Itu lantaran ketika menayangkan tari saman dari Aceh, para penari perempuan dianggap tidak memakai pakaian sopan. Dengan berpakaian ketat, rok minimalis, serta berbaju tanpa lengan, hal itu bertentangan dengan budaya Aceh.  (Atjehpost)

#Video: Pesbukers ANTV Lecehkan Budaya Aceh

Dihujani Batu oleh Mahasiswa, Polisi Pilih Mundur

Jejak Post | Mahasiswa Universitas Patimura Bentrok Dengan Polisi
Jejak Post - Bentrok antara Mahasiswa Universitas Pattimura Ambon dan polisi akhirnya pecah di Jalan M Putuhena, Kamis (20/11/2014). Bentrok terjadi setelah polisi menangkap dua pengunjuk rasa dan berusaha membubarkan aksi blokade jalan yang dilakukan mahasiswa.

Para mahasiswa yang terdesak akhirnya masuk ke dalam kampus dan menghujani polisi dengan batu. Aksi para mahasiswa ini memaksa polisi mundur. Mereka hanya bisa bertahan di balik pagar kampus.

Selain tertangkap, dalam bentrokan itu seorang mahasiswa juga menderita memar karena terkena pukulan polisi. Bentrokan baru mereda setelah pejabat kampus melakukan negosiasi dengan polisi dan membebaskan dua mahasiswa yang sebelumnya ditahan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, saat ini blokade jalan telah dibuka, arus lalu lintas pun sudah normal kembali.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, aksi protes mahasiswa terhadap kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) oleh pemerintah dilakukan dengan cara memblokade ruas Jalan M Putuhena yang merupakan akses utama menuju Bandara Internasional Pattimura.

Aksi blokade jalan tersebut sempat dibubarkan paksa oleh aparat TNI, namun mahasiswa kembali menggelar aksi yang sama dengan memblokade ruas jalan tersebut. Aksi kedua kali dilakukan mahasiswa dengan jumlah massa yang besar. Aksi blokade jalan ini membuat arus lalu lintas dari dan menuju bandara lumpuh total selama beberapa jam. (kompas.com)

Ody Yunanda Minta Bupati Aceh Utara Segera Copot Camat Kutamakmu

Aceh Utara - Bidang Penelitian dan Pengembangan LPTQ Cempeudak Kecamatan Kutamakmur Kabupaten Aceh utara, Ody Yunanda meminta kepada Bupati Aceh utara, bapak Muhammad Thayeb utuk untuk memindahkan T. Syamsul Fajri, Camat Kutamakmur yang dianggap tidak membela kepentingan Generasi penerus. Menurut Ody, Kecamatan Kutamakmur sebagai daerah terpencil sangat membutuhkan laju pendidikan yang baik. Namun Camat tidak melakukan sinergisitas dengan dua puluh sembilan desa yang ada di bawahnya.
     Bidang LITBANG LPTQ Cempeudak ini sangat menyesalkan atas kinerja Pihak LPTQ Kecamatan Kutamakmur dalam menyeleksi Peserta untuk di ikutkan dalam MTQ tingkat Kabupaten aceh utara ke 32 yang dilaksanakan di Kecamatan Tanah Luas 31 Agustus mendatang. 
    Sedangkan pelaksanaan STQ tingkat kecamatan Kutamakmur cenderung tertutup dan tidak profesional. Ody yunanda juga sangat menyayangkan Pihak LPTQ Kutamakmur yang mengambil peserta luar untuk di ikut sertakan bersama Kafilah Kecamatan kutamakmur, “kesadaran mereka masih dibalut oleh ambisi besar meraih juara, sehingga dengan cara apapun serta bagaimanapun tetap saja dilakukan. Pola rekrutmen peserta yang hanya mengandalkan data administratif telah terbukti menjadi biang utama ambruknya fondasi kaderisasi di kutamakmur” Ungkap Ody yang juga pengurus Komite Mahasiswa dan pelajar kutamakmur.
    LPTQ seyogyanya berorientasi pada proses pengembangan bakat generasi, bukan bekerja secara instan dengan hanya mencomot peserta dari berbagai tempat.
    “saya menemukan sebuah lingkaran sesat pikir dan mendominasi kebijakan internal lebih lanjut, di antaranya, bahwa persoalan mendatangkan peserta dari luar tidak diatur dalam dalil Naqli, baik al-Qur’an maupun Sunnah Nabi, atau lebih simpelnya, tidak ada aturan syariat yang mengikatnya. Ini berarti bahwa kita sedang mencoba merontokkan nilai universalitas al-Quran sebagai firman Allah.
    Ody menambahkan, bahwa berdasarkan Ketentuan Pasal 6 ayat (4) Keputusan Menteri Agama Nomor 240 Tahun 1989 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an, Pengurus LPTQ Tingkat Kecamatan diangkat dan diberhentikan oleh Camat dan berkedudukan di Ibukota Kecamatan. Namun, Camat Kutamakmur menampakkan seolah ia tidak mau tau tentang kecurangan STQ yang dilakukan oleh bawahannya, ia mengatakan, “Saya sudak membentuk Tim”. Pernyataan tersebut membuktikan seorang pemimpin yang tidak bertanggung jawab.
    “Berdasarkan hal tersebut, Kami meminta kepada Bupati Aceh utara untuk segera mengganti Camat Kutamakmur. Bupati harus menempatkan orang yang bisa memperhatikan Telenta lokal.

Fadhli Aceh Masuk Final Aksi Indosiar

Fadhli Aceh.
Sumber foto : Fanspage, peduli Aksi Fadhl
JejakPost.com,Lhokseumawe : Di nyatakan mudik dalam Acara Akademi Sahur Indosiar (AKSI) pada 10 Juli 2014 tidak membuat Fadhli, Pria kelahiran Lhokseumawe, 19 Desember 1989 patah semangat. 


Setelah menghebohkan jakarta dengan tausiyahnya yang sangat kental dengan adat Aceh, pulang ke Aceh, peraih juara kedua Lomba Pidato Bahasa Melayu Internasional Tahuun 2013 di malsiya itu terus melakukan silaturrahmi/Saweu Syedara keberbagai tempat, termasuk ke kediamana Wali kota Banda Aceh, ibu Hj. Illiza.


Di kutip dari Fanspage, peduli Aksi Fadhli, 22 Juli 2014 bahwa adik Kandung “Joel pase” (pelantun lagu Ratep meutuwah) itu mendapatkan tiket WILDCARD untuk masuk ke babak GRAND FINAL AKSI INDOSIAR 2014.

Maka jangan biarkan lagi putera terbaik Aceh ini tersisih, sebagai rakyat Aceh sudah sepatutnya kita mendukung satu satunya pemuda yang bisa mengharumkan nama Aceh di Jakarta. Maka, terus dukung Da’i AKSI yang selalu melakukan sapaan “SALEUM ANEUK NAGGROE” dengan cara : ketik AKSI (spasi) FADHLI Kirim ke 7288.

Biodata Fadhli
Nama lengkap : Muhammad Zul Fadhli
Nama Panggilan : Fadhli / Akhi Joe
Tempat/Tgl Lahir : Lhokseumawe, 19 Desember 1989
Nama Orang tua : Tengku Razali (Alm) dan Zarniah
Kakak : Joel Pasee (pelantun lagu Ratep Meutuah)'

Prestasi :
1.Tahun 2008 - juara pertama lomba Pidato antar sekolah se-Kota Lhokseumawe.
2.Tahun 2010 - juara pertama khutbah jumat se-Kota Lhokseumawe. 
3. Tahun 2013 - juara kedua Lomba Pidato Bahasa Melayu Internasional.


(Ody)

Biadap, Serangan Israel Renggut 4 Nyawa Anak Palestina



Jejak Post | Serangan Israel
Gaza City - Biadab! Serangan Israel merenggut empat nyawa anak-anak Palestina. Malangnya, anak-anak yang ketakutan tersebut sempat berlarian di tepi pantai untuk menghindari serangan Israel, namun beberapa dari mereka tidak berhasil selamat.

Seperti dilansir AFP, Kamis (17/7/2014), sejumlah anak-anak yang sedang asyik bermain di tepi pantai Gaza, berlarian menyelamatkan diri sambil berteriak ketakutan. Saat mereka berlari, asap bekas tembakan Israel mengikuti di belakang mereka.

Sejumlah orang yang ada di gedung-gedung pinggir pantai hanya bisa melihat dari kejauhan. Mereka berteriak menginstruksikan anak-anak tersebut untuk menyelamatkan diri masing-masing dan masuk ke hotel-hotel yang ada di pinggir pantai.

Tak diduga, ledakan lainnya terjadi di lokasi yang sama. Asap berwarna oranye dan sejumlah asap lainnya memenuhi kawasan tersebut. Sebuah gubuk yang biasa digunakan oleh nelayan Palestina, habis terbakar akibat serangan tersebut.

Anak-anak tersebut terus berlari menyelamatkan diri mereka, namun sayangnya beberapa anak tertinggal di belakang. Empat anak di antaranya tewas.

Beberapa saat kemudian, juru bicara urusan darurat Gaza, Ashraf al-Qudra merilis nama keempat anak yang tewas tersebut. Disebutkan bahwa keempatnya masih merupakan saudara sepupu, yakni Ahed Atef Bakr (10), Zakaria Ahed Bakr (10), Mohamed Ramez Bakr (9) dan Ismail Mohamed Bakr (11).

Sejumlah anak lainnya, sebagian menangis, beberapa mengalami luka berdarah, sempat berlari menyelamatkan diri hingga ke dalam hotel setempat. Staf hotel serta wartawan setempat segera membantu mereka. Hamed Bakr yang berusia 13 tahun terkena serpihan logam di bagian dadanya. "Sakit, dada saya sakit," teriaknya sambil menangis.

Tidak diketahui pasti apakah serangan Israel yang terjadi pada Rabu (16/7) tersebut berasal dari serangan kapal angkatan laut, yang memang sering menembaki wilayah pantai Gaza, ataukah dari pesawat perang Israel yang hingga kini tiada henti membombardir Gaza.

Sumber : detik.com

Hujan Tubuh Manusia Sesaat Setelah MH17 Meledak



Jejak Post | Puing MH17
Donetsk - Peristiwa mengerikan dialami warga desa di dekat lokasi jatuhnya Malaysia Airlines MH17. Sesaat setelah mereka mendengar sebuah ledakan, tubuh manusia berjatuhan dari langit.

Salah satu tubuh manusia jatuh di atap rumah tua Irina Tipunova di desa yang damai dan tenang itu. Sebelumnya, Irina mendengar ledakan di bagian timur Ukraina yang dikuasai pasukan separatis pro-Rusia itu.

"Kemudian ada suara teriakan panjang melolong dan semuanya mulai bergetar. Tiba-tiba benda-benda berjatuhan dari langit," kata wanita berusia 65 tahun itu seperti yang dilansir Reuters, Jumat (18/7/2014).

Tak lama setelah itu, apa yang disaksikan Irina tak akan bisa ia lupakan di sisa hidupnya. Sesosok wanita terjun bebas dan mendarat di dapur rumahnya.

"Aku mendengar raungan dan ia mendarat di dapur melalui atap," kata Irina.

Jasad wanita yang menjadi salah satu penumpang MH17 itu dibiarkan Irina tergeletak di dapurnya, tepat di sebelah tempat tidurnya. Ia juga memperlihatkan atapnya yang terbuka tepat di atas tubuh wanita malang itu.

"Tubuhnya masih di sini karena mereka mengatakan kepada saya untuk menunggu para ahli datang dan mengambilnya," ujar Irina.

Sumber : detik.com

Kekalahan Brasil Jadi Bahan Canda Pilpres

Jejak Post - Media sosial jadi ajang penyebaran bermacam informasi, mulai dari informasi yang negatif sampai yang penuh canda. Jelang hari Pemilihan Umum Presiden RI, 9 Juli 2014, kekalahan tragis Brasil dari Jerman di Piala Dunia 2014 pun jadi bahan canda. 

Bagi mereka yang mendukung Jokowi-JK, kemenangan Jerman 7-1 lawan Brasil dijadikan bahan canda kemenangan Jokowi. Misalnya, huruf J (dari Jokowi dan Jerman) dan B (dari Brasil dan Bowo) dianggap pertanda siapa yang bakal memenangi Pilpres. Atau, angka 7 dan 1 dipelesetkan ke nama Jokowi jadi 7okow1. 

Sedangkan bagi pendukung Prabowo-Hatta, angka 7 dan 1 dianggap sebagai "pertanda" bahwa Presiden ke-7 adalah calon nomor 1. Seperti yang diucapkan oleh politisi Demokrat pendukung Prabowo-Hatta, Marzuki Alie. 

Jejak POst | Pilpres dan Piala Duniavia TwitterGambar Jokowi dan Prabowo Subianto dalam kostum tim nasional Jerman dan Brasil yang beredar di media sosial.

Tak urung, gambar-gambar yang mengaitkan dua peristiwa yang tidak berkaitan itu pun beredar. Terutama yang menampilkan gambar Jokowi versus Prabowo dalam seragam kostum tim nasional, kemungkinan besar hasil olahan digital.

Pada hari pilpres, sebagian orang memang dilanda suasana tegang, terutama mereka yang harap-harap cemas apakah "jagoan"-nya akan menang dalam pesta demokrasi kali ini. 

Hal-hal seperti ini patut diapresiasi untuk meredakan ketegangan. Daripada menyebarkan informasi negatif, lebih baik kita tersenyum.

 Simak video rekaman gol-gol pada laga Jerman vs Belanda di tautan ini.

Sumber : kompas.com 

KBRI Paris Layani 837 WNI dalam Pilpres 2014

Jejak Post | Menara Eifel
Jejak Post - Antusiasme warga dalam Pemilihan Presiden 2014 juga dirasakan warga Indonesia di Paris. Pada Minggu (6/7/2014) waktu setempat, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Paris, Perancis, melayani 837 warga Indonesia yang tinggal di Kota Mode dan kota-kota sekitarnya yang memberikan suara. Pilpres dimulai pada pukul 10.00 dan ditutup pada 19.00.

Berdasarkan informasi yang dikirim Koordinator Fungsi Pensosbud KBRI Paris, Henry Kaitjily yang diterima Kompas.com Senin (7/7/2014) siang, proses pemberian suara dalam Pilpres 2014 di Paris dimulai pada pukul 10.00 dan berakhir pada 19.00 waktu setempat.
Menurut Ketua Panitia Pemilihan Luar Negeri PPLN Paris, Armayanti Chattot, antusiasme masyarakat Indonesia di Paris dan sekitarnya dalam Pilpres 2014 jauh meningkat dibanding Pemilu Legislatif (Pileg) 2014.
Dari 2.200 pemilih yang terdaftar pada Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan Daftar Pemilih Khusus (DPK) untuk wilayah Paris dan sekitarnya, sebanyak 837 orang memilih langsung di TPS, sedangkan sekitar 500 orang akan memberikan suara melalui pos.

Jumlah partisipasi masyarakat yang memberikan suara langsung ke TPS meningkat dibanding Pileg April lalu yang hanya dihadiri oleh 575 orang. Menurut PPLN Paris, persentase partisipasi masyarakat Indonesia pada Pilpres 2014 di Paris dan sekitarnya diperkirakan sekitar 55 persen dari jumlah pemilih atau meningkat 18 persen dibanding Pemilihan Legislatif 2014 lalu.
Duta Besar RI Paris, Rezlan Jenie yang turut memberikan suara di TPS dan mengawasi jalannya pemungutan suara sampai TPS di tutup, menyambut gembira antusiasme masyarakat Indonesia di Paris dan sekitar dalam Pemilu Legislatif.

Secara umum, suasana Pilpres 2014 yang berlangsung di TPS KBRI Paris berlangsung aman, tertib dan lancar. Para pemilih yang memadati TPS tidak hanya dari wilayah Paris tetapi juga dari wilayah lain di sekitar ibu kota Perancis itu yaitu Paris (75), Hauts de Seine (92), Seine et Saint Denis (93), dan Val de Marne (94).

Bahkan diantara pemilih terdapat beberapa WNI yang kebetulan berada di Paris sebagai turis menyempatkan diri untuk menggunakan hak suaranya di TPS KBRI Paris.
Pilpres 2014 di TPS KBRI Paris, juga dimeriahkan dengan penyelenggaraan bazar makanan tradisional Indonesia yang diikuti warga Indonesia di Paris. Kegiatan bazar makanan di sela-sela pesta demokrasi ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat Indonesia di Paris dan sekitarnya untuk datang ke TPS dan memberikan suara.

Menurut rencana penghitungan suara dari TPS akan dilaksanakan pada Rabu (9/7/2014) mulai pukul 10.00, sementara penghitungan suara dari pos akan berlangsung pada Sabtu (12/7/2014) mulai pukul 12.00 di KBRI Paris.

Sumber : kompas.com

Ulah PLN, Remaja Cempeudak Hampir Merenggut Nyawa

JejakPost.com, Aceh Utara - Episode padamnya listrik ternyata tidak hanya membuat barang elektronik milik warga rusak, tetapi juga meningkatkan kecelakaan lalu lintas, Seperti yang di alami Taufik akbar bin Abd Rahman (17) remaja Desa Cempeudak kecamatan Kutamakmur Kabupaten Aceh Utara harus mendapatkan perawatan di Puskesmas Kutamakmur setelah ia yang sedang mengendarai Sepeda Motor Supra X menabrak Mobil Chevrolet milik M. yaco(45) yang sedang di parkirkan di pinggir Jalan Blang Ara - Sp. Keuramat, Desa Setempat, Sabtu malam (21/06/2014) sekira pukul 20.00 WIB.

Taufik yang hendak pergi dari arah Blang Ara ke arah Sp. keuramat tidak melihat adanya Mobil cevrolet yang di parkirkan di pinggir jalan, naas Taufik pun langsung menghantam punggung mobil tanpa lampu seri itu, akibatnya, taufik mengalami luka di bagian mulutnya dan retak tulang kakinya.

Menurut penuturan warga setempat, kecelakaan itu di picu akibat listrik padam sehingga ruas jalan di kecamatan Kutamakmur menjadi gelap. pantauan wartawan  di Lokasi, Listrik padam di Kutamakmur sejak pukul 19.30 WIB, Gara - Gara ulah PLN Taufik hampir kehilangan nyawa. 

kejadian tersebut sekarang di tangani oleh aparat Desa. (Ody)

Ustaz Noval, Da'i Muda LhokseumaweLolos Seleksi AKSI Indosiar

Ustaz Noval Azedawaqqal Saat Mengisi AcaraHUT LPTQ Cempeudak, Februari 2014. (Photo:Ody Yunanda)

Jejakpost.com, Lhokseumawe - Usia yang relatif masih muda, disertai gaya pembawaan ceramah yang cukup “cair” tanpa menghilangkan esensi pesan Islamnya membuat Masyarakat terkesima menyimak tausiyah seorang Ustaz dari Pelosok Kota Lhokseumawe, Aceh. Dialah Ustaz Noval Azedawaqqal, Pria Kelahiran Paloh Punti pada 27 maret 1986 tersebut kini berhasil membanggakan kota petro dolar dengan lolosnya ia menjadi Finalis Audisi Akademi Sahur Indonesia (AKSI) yang digelar Stasiun Televisi Swasta, Indosiar.



Perjalanan dan perjuangan Putra ke 2 dari pasangan Cut Ahmad Amin dan janidah itu tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, dari hasil wawancara singkat Wartawan dengan sang ustaz, Senin (09/06/2014), ustaz Noval menceritakan bahwa dirinya mengikuti Seleksi audisi AKSI pada 17 - 18 Mei 2014 di Studio 3 Indosiar, Ustaz harus berasing dengan 2.800 peserta lainnya dari seluruh Indonesia. "Tapi Alhamdulillah Saya masuk 48 besar", ungkap pria yang di tasikmalaya, jawa Barat sering dipanggil dengan sebutan ustaz Sweater.

Ustaz Noval juga mengatakan, dirinya dan finalis lainnya akan masuk babak karantina pada 15 juni mendatang di Indosiar, dari 48 finalis itu, ungkap ustaz Noval, akan dipilih 32 peserta melalui dukungan SMS.

ke 32 peserta yang terpilih itu, Kata ustaz, akan tampil pada ajang AKSI yang merupakan Program Ramadhan Indosiar, dan disiarkan langsung setiap hari Pukul 02.00 WIB menjelang sahur.

Ustaz Noval mengharapkan dukungan semua Masyarakat Aceh dengan cara ketik REG (spasi) NOVAL kirim ke 7288. Ustaz yang pernah mengisi acara HUT LPTQ Cempeudak pada februari 2014 silam itu mengucapkan ribuan terimakasih atas Do'a dan Dukungan yang diberikan kepadanya. (ODY)