10 universitas terbaik
10 Universitas Terbaik dan Info Beasiswa Luar Negeri
Februari 17, 2020
Kelebihan dan kekurangan makanan cepat saji
Plus-Minus Makanan Cepat Saji atau Fast Food
Februari 17, 2020
macam macam narkotika dan bahayanya

Macam-Macam Narkotika dan Bahayanya

Macam-macam Narkotika – Badan Narkotika Nasional (BNN) mengartikan narkotika sebagai zat atau obat baik yang memiliki sifat alamiah, sintetis, maupun semi sintetis yang dapat menimbulkan efek penurunan kesadaran, halusinasi, serta daya rangsang.

Sementara dalam Undang-Undang Narkotika pasal 1 ayat 1 menyatakan bahwa narkotika merupakan zat buatan ataupun yang berasal dari tanaman yang memberikan efek halusinasi, menurunnya kesadaran, serta menyebabkan kecanduan. Baik narkoba atau napza merujuk pada kelompok senyawa yang pada umumnya memiliki risiko kecanduan bagi para penggunanya.

Menimbulkan Efek Kecanduan

Sesungguhnya dalam dunia kesehatan, senyawa-senyawa psikotropika umumnya digunakan untuk keperluan anestesi atau obat untuk penyakit tertentu. Penggunaan dari zat-zat tersebut adalah untuk obat penghilang nyeri dan memberikan efek ketenangan. Akan tetapi. senyawa tersebut kerap disalahgunakan diluar aturan oleh oknum tertentu. Obat-obatan tersebut dapat menyebabkan kecanduan bila penggunaannya berlebihan.

Penyalahgunaan narkoba dapat terjerat sanksi hukum. Untuk mengetahui apa saja bahaya dari penyalahgunaannya dan macam-macam narkoba, simak ulasan yang dihimpun oleh Jejak Post dari beberapa sumber berikut.

Bahaya Penyalahgunaan Narkoba

Sampai saat ini pengguna narkoba terus meningkat jumlahnya. Peredarannya makin sulit untuk dikontrol disebabkan mudahnya cara mendapatkan barang haram tersebut. Macam-macam narkoba juga mulai meningkat jenisnya. Bahkan saat ini sudah ditemukan jenis-jenis narkoba baru.

Meskipun ada beberapa jenis yang diizinkan digunakan untuk keperluan pengobatan, akan tetapi harus melalui pengawasan ketat dari dokter. Terdapat macam-macam narkoba dan bahayanya bagi hidup dan kesehatan bila disalahgunakan, bahaya tersebut diantaranya :

  • Dehidrasi

Penyalahgunaan zat tersebut dapat menimbulkan keseimbangan elektrolit berkurang. Dampaknya badan akan kekurangan cairan. Jika efek demikian terus terjadi, tubuh akan mengalami kejang-kejang, muncul halusinasi, perilaku lebih agresif dan rasa sesak pada bagian dada. Jangka panjang dari dampak dehidrasi ini dapat merusak otak.

  • Halusinasi

Halusinasi menjadi salah satu efek yang paling sering dialami oleh para pengguna narkoba seperti ganja. Bukan hanya itu saja, dalam dosis yang berlebih juga dapat menyebabkan muntah, mual, rasa takut yang berlebih dan gangguan kecemasan. Jika pemakaian berlangsung dalam jangka waktu yang lama, dapat mengakibatkan dampak yang lebih buruk lagi seperti gangguan mental, depresi dan kecemasan secara terus-menerus.

  • Menurunnya Tingkat Kesadaran

Pecandu yang menggunakan obat-obatan tersebut dalam dosis yang berlebih, efeknya justru membuat tubuh akan terlalu rileks sehingga tingkat kesadaran berkurang drastis. Beberapa kasus pecandu akan tidur terus dan tidak bangun-bangun. Hilangnya kesadaran tersebut berdampak pada koordinasi tubuh terganggu seperti sering bingung, dan terjadi perubahan perilaku. Dampak narkoba yang berisiko tinggi adalah hilangnya ingatan. Hali ini menyebabkan penggunanya akan sulit mengenali lingkungan sekitar.

  • Gangguan Kualitas Hidup

Bahaya narkoba tidak hanya berdampak buruk bagi kondisi tubuh. Penggunaan dari obat-obatan tersebut juga dapat mempengaruhi kualitas hidup misalnya sulit berkonsentrasi saat bekerja, mengalami masalah keuangan, hingga harus berurusan dengan pihak kepolisian jika terbukti melanggar hukum.

Pengguna zat-zat narkotika hanya diperbolehkan untuk kepentingan medis sesuai dengan pengawasan dokter. Pengunaan juga diperbolehkan untuk keperluan penelitian. Selain itu, obat-obatan tersebut tidak akan memberikan dampak positif bagi tubuh. Justru jika diluar ketentuan alam berdampak pada kualitas hidup menjadi terganggu, relasi dengan keluarga kacau, kesehatan menurun, dan hal yang paling buruk adalah menyebabkan kematian.

  • Kematian

Dampak narkoba yang paling buruk terjadi jika penggunannya menggunakan obat-obatan tersebut dalam dosis yang semakin tinggi atau yang dikenal dengan overdosis. Penggunaan sabu-sabu, opium, dan kokain dapat menyebabkan tubuh mengalami kejang-kejang dan bila dibiarkan dapat menimbulkan kematian. Resiko fatal yang harus dihadapi jika sampai kecanduan dan overdosis narkotika, nyawa menjadi taruhannya.

Macam-Macam Narkoba berdasarkan risiko ketergantungan

Macam-macam narkoba berdasarkan resikonya terbagi menjadi 3. Kandungan yang ada pada narkoba tersebut memang bisa memberikan dampak yang buruk bagi kesehatan bila disalahgunakan. Berdasarkan UU tentang Narkotika, macam-macam narkoba dibagi menjadi 3 golongan berdasarkan pada risiko ketergantungan.

  • Narkotika Golongan 1

Narkotika jenis ini sebenarnya diaplikasikan untuk keperluan IPTEK, reagensia diagnostik atau laboratorium. Akan tetapi, jika disalahgunakan dan dikonsumsi tanpa petunjuk para ahli. Narkotika golongan 1 seperti ganja, opium, dan tanaman koka sangat berbahaya jika disalahgunakan, karena beresiko tinggi menimbulkan efek kecanduan.

Contoh Narkotika Golongan 1 :

Opiat: morfin, heroin atau putauw, petidin, candu.

Ganja: kanabis, mariyuana, hashis.

Kokain: serbuk kokain, pasta kokain, daun koka.

  • Narkotika Golongan 2

Narkotika golongan 2 seperti Morfin, Alfaprodina, dan lainnya. Narkotika golongan 2 juga berpotensi tinggi menimbulkan efek ketergantungan. Narkotika golongan 2 sebenarnya merupakan bahan baku untuk produksi obat. Akan tetapi mampu menimbulkan potensi ketergantungan yang tinggi dan hanya digunakan sebagai pilihan terakhir dalam dunia pengobatan.

Contoh: petidin, morphin, fentanil atau metadon.

  • Narkotika Golongan 3

Narkotika golongan 3 memiliki risiko ketergantungan yang cukup ringan. Narkotika golongan 3 banyak digunakan untuk pengobatan dan keperluan terapi. Narkotika pada golongan 3 hanya digunakan untuk proses rehabilitasi, seperti mengurangi ketergantungan pada narkotika golongan I dan II. Narkotika golongan 3 mempunyai potensi ringan akibatkan ketergantungan.

Macam-macam narkotika berdasar bahan pembuatan.

Seperti yang sudah dipaparkan oleh Jejak Post di atas, terdapat beberapa jenis narkoba yang bisa diperoleh secara alami, namun ada juga yang dibuat melalui proses kimia. Jika berdasarkan pada bahan pembuatnya, macam-macam narkoba dapat dibagi menjadi 3 sebagai berikut :

  • Narkotika Jenis Alami

Ganja dan Koka merupakan contoh dari Narkotika yang bersifat alami. Keduanya dapat langsung digunakan hanya dengan melalui proses sederhana. Karena kandungannya yang masih kuat pada ganja dan koka, zat tersebut tidak diperbolehkan untuk dijadikan obat. Bahaya narkoba jenis alami sangat tinggi. Pastinya dapat menyebabkan dampak yang sangat buruk bagi kesehatan jika disalahgunakan. Selain kecanduan, salah satu akibat fatalnya adalah kematian. Para pecandu seringkali menggunakannya secara rutin, ditambah lagi dengan dosis yang semakin tinggi. Hal tersebut berujung pada overdosis yang menyebabkan kematian

  • Narkotika Jenis Semi Sintetis

Pengolahan narkotika jenis semi sintetis menggunakan bahan utama yang berupa narkotika alami. Narkotika jenis alami yang kemudian diisolasi dengan cara diekstraksi. Atau juga dapat memakai proses lainnya. Contoh dari narkotika jenis semi sintetis adalah Morfin, Heroin, Kodein.

  • Narkotika Jenis Sintetis

Narkotika jenis sintetis diperoleh dari proses pengolahan yang sangat rumit dan dengan proses kimia. Golongan narkotika jenis sintetis sering digunakan untuk keperluan pengobatan. Narkotika jenis sintetis juga sering dimanfaatkan untuk keperluan penelitian, terutama dalam dunia medis. Contoh dari narkotika yang bersifat sintetis seperti Amfetamin, Metadon, Deksamfetamin, dan sebagainya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *