Sekilas Tentang Desa Produsen Kerajinan Tembaga di Boyolali

5 Cara Memilih Rental Mobil Yang Aman dan Murah
Januari 30, 2020
jenis karangan bunga dan makna bunga
Berbagai Macam Karangan Bunga & Jenis Bunga Beserta Maknanya
Januari 30, 2020

Sekilas Tentang Desa Produsen Kerajinan Tembaga di Boyolali

Jejak Post – Boyolali memiliki julukan sebagai New Zealand Van Java atau Selandia Baru dari Jawa. Mengapa Boyolali dijuluki demikian? Karena keduanya merupakan produsen susu sapi. Jika New Zealand terkenal sebagai negara produsen susu dan daging sapi di benua Australia, sedangkan Boyolali yang merupakan daerah penghasil susu sapi terbesar di Pulau Jawa. Tidak hanya dikenal sebagai produsen susu sapi. Boyolali juga menjadi pemasok daging sapi lokal di Pulau Jawa.

Secara administratif Boyolali berbatasan dengan Kabupaten Grobogan dan Kabupaten Semarang di sebelah utara. Sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Sragen dan Kabupaten Sukoharjo. Sebelah selatan berbatasan dengan Kabupaten Klaten dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Di sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Magelang dan Kabupaten Semarang. Kabupaten Boyolali terdiri dari 19 kecamatan dan 267 desa/kelurahan.



Potensi Kerajinan Tembaga dan Kuningan di Kota Susu

Boyolali kini tidak hanya dikenal sebagai Kota Susu karena merupakan produsen susu sapi terbesar di Pulau Jawa. Boyolali menyimpan potensi perekonomian disamping peternakan dan pariwsata. Salah satu potensi perekonomian yang ada di Boyolali adalah industri ekonomi kreatif kerajinan tembaga dan kuningan. Lalu di mana tempatnya?

Desa Tumang Cepogo Boyolali

Desa Tumang merupakan desa yang secara administratif masuk ke dalam Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali. Desa yang termasuk dalam 15 desa di Kecamatan Cepogo mata pencaharian mayoritas warganya adalah pengrajin kerajinan tembaga dan kuningan di Boyolali. Ada puluhan atau bahkan ratusan pengrajin yang setiap hari membuat berbagai kerajinan tembaga dan kuningan. Suara benturan palu dan tembaga atau kuningan nyaring terdengar ketika menginjakan kaki di sana. Hal tersebut dapat dilihat sehari-hari di berbagai workshop yang ada di Desa Tumang.



Awal Mula Munculnya Kerajinan Kuningan dan Tembaga di Desa Tumang

Para pengrajin di Desa Tumang memang sudah membuat kerajinan dari tembaga dan kuningan. Akan tetapi, mulanya para pengrajin di Desa Tumang hanya membuat kerajinan dari tembaga dan kuningan untuk perkakas dapur saja.

Pengrajin tembaga dan kuningan boyolali

Seiring dengan perkembangan zaman dan adanya dinamika pasar akhirnya para pengrajin tembaga dan kuningan di Desa Tumang mulai berinovasi. Mereka mulai menerima dan membuat berbagai kerajinan dari tembaga dan kuningan tidak hanya untuk perkakas dapur saja. Berbagai produk haslil inovasi kerajinan tembaga dan kuningan di antaranya adalah:



  1. Bathub

Bathub merupakan bak mandi yang sering digunakan untuk mandi dan berendam. Bathub dapat dibuat dari berbagai material seperti batu dan logam . Di Desa Tumang, para pengrajin juga membuat Bathub dari tembaga dan kuningan. Berbagai model bathub mampu dibuat perngrajin di Desa Tumang. Pembuatannya dilakukan secara handmade oleh para pengrajin yang sudah terampil dan berpengalaman. Hasilnya pun tidak mengecawakan.

Bathtub Tembaga

Bathub buatan para pengrajin dari Desa Tumang sudah diminati dan terkenal di pasar dalam negeri. Meski dibuat secara manual, namun hasilnya rapi dan presisi. Bahkan Bathub tembaga dan kuningan dari Desa Tumang sudah mampu diekspor ke luar negeri.

  1. Chafing Dish

Pernah menyantap makanan dengan cara prasmanan? Di mana setiap makanan di letakan di dalam sebuah wadah yang berbentuk segi empat, segi enam maupun lingkaran yang di bawahnya diberikan alat pemanas. Wadah tersebut dalam istilah lainnya disebut dengan Chafing Dish. Kegunaan Chafing Dish adalah untuk menjaga suhu makanan agar tetap hangat, sehingga tidak mudah basi.

Chafing Dish Tembaga

Di Desa Tumang, para pengrajinnya juga membuat Chafing Dish dalam berbagai ukuran dan bentuk. Mulai dari yang kecil sampai ukuran yang besar. Mulai dari yang berbentuk segi empat, segi enam sampai yang berbentuk lingkaran. Dengan material tembaga dan kuningan yang berkualitas Chafing Dish dari Desa Tumang dinilai mampu menjaga suhu makanan lebih baik, meski pembuatannya masih dengan handmade.

  1. Lampu Dinding

Lampu dinding merupakan salah sumber pencahayaan di dalam maupun di luar rumah. Lampu yang melekat pada dinding sering dibuat dari bahan logam seperti besi. Kesan klasik seperti abad pertengahan sering identik dengan penggunaan lampu dinding dari logam.

Lampu dinding yang diproduksi di Desa Tumang tidak menggunakan besi. Melainkan tembaga dan kuningan,. Hal demikian selain mudah dibentuk, tembaga dan kuningan merupakan logam yang memiliki daya tahan terhadap korosi. Ada beberapa macam lampu dinding yang diproduksi di Desa Tumang seperti lampu dinding pendant yang memiliki nilai estetika.

  1. Pintu Nabawi

Salah satu replika yang berhasil dibuat pengrajin tembaga dan kuningan Desa Tumang adalah pintu nabawi. Model dan bentuknya diadopsi langsung dari pintu Masjid Nabawi yang memiliki desain khas Timur Tengah. Para pengrajin mampu membuat replika pintu nabawi semirip dan sedetail aslinya dengan menyesuaikan ukurannya. Dengan menggunakan perpaduan antara kayu jati yang kokoh dan kuningan yang berwarna emas, menghasilkan perpaduan yang indah.



  1. Lampu Nabawi

Tidak hanya pintu nabawi yang mampu dibuat oleh para pengrajin tembaga dan kuningan di Desa Tumang. Lampu yang ada di Masjid Nabawi atau biasa disebut dengan nana Lampu Nabawi sanggup dibuat para pengrajin Desa Tumang. Lampu Nabawi merupakan lampu gantung dengan ciri khas Timur Tengah yang terbuat dari kuningan.

  1. Logo

Logo merupakan representasi dari sebuah institusi maupun organisasi. Seringkali logo dibuat dengan ukuran yang besar dan diletakan di tempat yang dapat terlihat. Tujuannya jelas untuk menunjukkan simbol representasi dari instansi maupun organisasi. Seperti burung Garuda yang ada di gedung DPR RI yang terbuat dari logam.

Menara jagung boyolali

Para pengrajin di Desa Tumang juga membuat berbagai logo dari bahan kuningan dan tembaga secara custom. Cukup dengan membawa contoh dan ukuran logo yang akan dibuat, maka para pengrajin di Desa Tumang sanggup membuatnya.

  1. Ornamen

Seringkali di beberapa interior rumah dihiasi berbagai ornamen. Selain untuk menguatkan konsep ruangan, ornamen juga memiliki nilai estetika. Ornamen juga mampu merepresentasikan dari pemilik rumah. Di Desa Tumang, para pengrajin membuat berbagai ornamen dari bahan tembaga dan kuningan. Ornamen juga dapat dipesan dan dibuat sesuai keinginan pelanggan. Mulai dari ukuran, bentuk maupun bahan yang akan digunakan. Dengan menggunakan material tembaga dan kuningan, ornamen jauh lebih tahan lama dan lebih tahan terhadap pelapukan.

  1. Wastafel

Meskipun wastafel memiliki fungsi yang sangat sederhana, akan tetapi wastafel dari Desa Tumang berbeda dengan wastafel pada umumnya. Jika biasanya wastafel dibuat dengan keramik maupun plastik, di Desa Tumang para pengrajin membuat wastafel dari tembaga dan kuningan. Selain tahan lama, wastafel juga memiliki nilai estetika dan bernilai seni. Sehingga cocok digunakan sebagai hiasan di rumah.

Wastafel Tembaga

  1. Toples

Toples memang lebih banyak digunakan untuk tempat jajanan saja atau bahkan kerupuk. Akan tetapi, dengan Toples yang dibuat dari tangan-tangan terampil pengrajin Desa Tumang dapat menghasilkan toples yang juga dapat berfungsi sebagai hiasan rumah.

  1. Kaligrafi

Kaligrafi sering menjadi hiasan wajib di dalam masjid. Berbagai potongan ayat suci sering digunakan untuk membuat kaligrafi. Bahan untuk membuat kaligrafi pun beragam mulai dari kayu, batu sampai logam. Di Desa Tumang para pengrajin membuat kaligrafi dengan bahan tembaga dan kuningan. Sehingga menghasilkan kaligrafi yang indah berwarna emas dari bahan kuningan.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *